Penasaran!

Aku terheran-heran mengapa kau masih saja membelakangiku. Tidak enak rasanya hanya memandang punggungmu saja. Ayo manis! Coba berbalik, sekali-kali aku ingin memandang matamu lekat-lekat. Memaknai satu per satu pancarannya, lalu menerka-nerka apa arti senyum simpulmu itu ketika secara tak sengaja mata kita berada pada satu garis horizontal.

Kamu itu mewah, dibalik semua kesederhanaan yang kau pancarkan. Sungguh! Tenangmu itu menghanyutkanku. Mendekatlah sedikit lagi. Sedikit lagi.

Waktuku dan waktumu tak banyak. Dan diammu itu sungguh menggemaskan!

Aku dalam keadaan tidak tenang sekarang. Sambil terus berpikir bahwa kau sering memikrkanku.

Aku percaya, dengan cara yang entah, Tuhan selalu memberikan yang lebih dari sekedar baik.

( (via karizunique) )

konspirasi subuh, hujan, dan aku

Jika ada yang bertanya apa yang paling romantis di dunia ini, pastilah itu hujan, subuh dan juga aku :p. Saat ini ketiganya sedang berkumpul di bumi, dapat dipastikan mereka pasti jadi teman yang sangat akrab! Dan lagi-lagi mereka berkonspirasi mengenai kamu. Selalu.

Tak habis-habisnya aku berpikir tentangmu mungkin itu sebagai tanda hebatnya rindu yang menggebu. Hatiku membiru. Mataku sendu. Otakku beku. Namun kau masih saja dungu!

Aku rasa aku hanya satu dari obsesimu yang banyak itu, selebihnya aku hanya mainan untukmu. Datang ketika dunia menjauhimu lalu mengabaikanku jika kau dapat yang baru. Aku pikir kejam sekali!

Jadikan begini. Jangan hanya karena aku pernah memujimu kau jadi besar kepala, lalu merasa punya sayap yang akan membawamu terbang ke langit.

Ingat! Di atas langit masih ada langit. Jika kau merasa sekarang ada diatas langit cobalah lihat lagi keatas agar kelak kau tahu aku juga punya langit cinta yang siap menghujanimu.

It’s strange because sometimes, I read a book, and I think I am the people in the book.

( The Perks of Being a Wallflower (via encapture)

(via redtoytrucks)

)
leilockheart:

FOLLOW for more photos

leilockheart:

FOLLOW for more photos

(Source: mochacafe.info, via gadishujan)

senyumi saja :)

Jangan bersedih.

Mungkin hanya kata itu yang dapat aku katakan untuk saat ini.

Kata sederhana, tapi percayalah itu datangnya dari hatiku yang aku harap juga dapat menyentuh hatimu.

Sebenarnya saat-saat seperti ini aku ingin sekali memelukmu dan sekali lagi berkata “ kamu jangan bersedih ada aku disini ”. Tak usah hiraukan keluh dunia, biarkan mereka!

Jika kau merasa mulai terasingkan dunia. Ada baiknya kau senyumi saja. Lalu berbaliklah, maka kupastikan ada aku yang tersenyum untukmu dengan manisnya :)

Aku tahu kau lelah, maka bergegaslah kurangi beban itu lalu tetap lihat kedepan.

Tapi ada satu yang harus kau ingat :

Berkatalah hanya pada Tuhan, bersuaralah pada diri sendiri, lalu luapkan padaku.

Dan biarkan seleksi Tuhan bekerja pada hatimu.

Nb:

Aku yakin kau pasti geer dan menganggapnya berlebihan setelah membaca tulisan ini. Itu manusiawi, dan aku juga memaklumi. Dan apa mau dikata inilah aku yang sebenarnya, aku yang romantis juga manis, sekaligus membingungkan :p

Jadi terima saja!

-Elvana risa- “0203’12”

01.05 wib

Ada seorang lelaki baik-baik meminta hatiku dengan baik-baik pula, karena aku takut menyakiti hatimu yang baik itu maka aku yang baik ini juga masih terus memikirkan apa yang terbaik.

( Elvana risa )

Lepaskan!

Seharusnya dari awal aku mengabaikanmu. Tidak terpengaruh, juga tidak mendalamimu. Kita ini memang pasangan yang payah! Kau dengan duniamu yang ramai itu, dan aku dengan duniaku yang sepi ini. Beda.

Kau dengan kerasmu itu mencoba mendikteku, sementara sudah sering aku katakan jangan coba-coba untuk mendikteku karena aku adalah orang yang bisa lagi mampu membuatmu tergila-gila setengah mati karena mencintaiku, atau malah mati-matian membenciku. Jadi kamu tinggal pilih.

Aku ingin kamu yang meninggalkanku. Karena aku meragu. Jadi sebelum kamu tahu betapa aku begitu mempesona, (walaupun sekarang mungkin kamu sudah tahu) aku sarankan ada baiknya mulai sekarang kamu pergi, atau kalau kamu belum sanggup pergi maka hiraukan saja aku. Itu pun kalau kamu sanggup. Kalau kamu mau. Kalau kamu tidak menyesal.

Tapi kamu perlu tahu ini, jika mengabaikanku dari pandanganmu bukan berarti bisa mengabaikanku dari pikiranmu. Kan begitu :p !

Posts I Like